Sabtu, 06 Juni 2015

Membangun sikap Telaten dan Pantang Menyerah

Dalam menjalankan sebuah usaha,tidak hanya tekad yang dibutuhkan. Kebanyakan orang selalu mengandaikan usahanya bisa cepat sukses. Ekspektasi yang diharapkan seperti sebuah garis lurus, padahal untuk mencapai kesuksesan pasti selalu berbelok-belok terlebih dahulu sebelum menemui garis lurus. Massalah terbesarnya adalah bisakah melalui garis yang berkelok-kelok tersebut. Realita yang tidak seperti ekspektasi terkadang mampu menjatuhkan seseorang yang hendak merintis usaha. Dibutuhkan hal yang disebut keuletan atau ketelatenan untuk bisa melalui garis yang berkelok-kelok tersebut. Walaupun telaten tidak semudah seperti yang diucapkan. Tidak mudah untuk melaksanakan ketelatenan tersebut. Kesabaran yang ekstra diperlukan untuk melakukannya. Oleh karena itu, berikut tips-tips untuk menumbuhkan ketelatenan.

Ingatlah Waktu, Pikiran, Tenaga yang digunakan
Ketelatenan dilakukan pasti karena disebabkan sesuatu. Seperti halnya membangun sebuah usaha. Ingatlah waktu, pikiran, tenaga yang sebelumnya digunakan untuk merintis usaha tersebut. Jangan sampai menyia-nyiakan hal-hal yang telah digunakan untuk membangun usaha tersebut. Walaupun hasilnya masih kecil, waktu yang telah digunakan tidak akan merugi. Waktu-waktu yang membuat rugi tersebut dalam hal yang sebenarnya tidak merugi, malahan menambah sebuah wawasan baru

Hal yang ingin diraih
Selalu ingat tujuan pertama membangun sebuah usaha. Karena hal-hal indah yang diinginkan tersebut, mampu memompa semangat untuk telaten dan tidak menyerah.

Pengingat Tertulis
Hal-hal yang diingat dalam pikiran, terkadang bisa terlupa atau luntur karena dimakan oleh waktu. Oleh karena itu, tulis sebuah kenginan didalam kertas, lalu simpan didalam dompet. Atau malahan temple kertas tersebut di dalam kamar, maka akan selalu teringat apa tujuannya. Selain itu, apabila sering dibaca,  secara tidak langsung seperti berdoa.

Ingatlah orang-orang yang selalu mendukung
Tentu hal yang tidak diinginkan adalah mengecewakan orang-orang yang selalu mendukung. Oleh karena itu, selalu ingat mereka ketika memabangun sebuah usaha. Karena kesuksesan yang diraih adalah bentu terima kasih kepada orang –orang yang selalu mendukung.

Ceritakan keinginanmu kepada orang-orang
Menceritakan keinginan kepada orang-orang sekitar, sama halnya seperti sebuah pengingat. Ketika mereka menanyakan bagaimana usaha Anda, maka ketika anda hendak menyerah, anda akan merasa malu karena telah menceritakan hal-hal tersebut. Kemudian semangat untuk malanjutkan usaha akan muncul kembali.

Berdoa
Hal yang terpenting dalam sebuah urusan adalah Doa. Karena doa adalah pegangan terakhir. Disaat lelah dan hendak menyerah, maka berdoalah kepada Tuhan. Mintalah kepada-Nya. Karena apabila sebenarnya tidak ingin menyerah dan keadaan tidak begitu mendukung, maka yakinlah bahwa Tuha selalu beserta hambanya yang mau berusaha.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar